WELCOME to Irma's Story !!!

  • You are Visitor number :

My Photo

TRACE


Irma's chat corner

  • Ngobrol yuuukkkk!!!!!
    Name :
    Web URL :
    Message :
    :) :( :D :p :(( :)) :x
Powered by Friendster Blogs
Member since 07/2005

Friday, 06 July 2007

ENAKNYA JADI PRESIDEN

Hari ini ngeliat di situs berita (berkat rekomendasi dari Nunu yg baca status gw di YM), dan menemukan foto2 ini...

Zidane5Girang banget tuh SBY ketemu Zizou...*iri mode : on* senyumnya sumringah banget!

Sby_zizou

Zidane2

Zidane4Ternyata bener kan, dalam tubuh semua orang terdapat jiwa kanak-kanak. Even in our President body!! Muka Pak SBY itu lho....riaaang banget! Kayaknya bener2 ngefans berat tuh sama Zizou.

Pak SBY...mbok ya ngajak2 gw gitu lho kalo mau ketemu sama Zidane. Nggak perlu dikasih kaos deh, cukup foto bareng aja...hiks (biar bisa dipamerin di Friendster...hehehe)

Pas ngeliat berita ini...gw sempet menjerit (ke Nunu by YM)...."Pak SBY Curang....!!!!"  Hiks..hiks...hiks

Berita kedatangan Zizou ke Jakarta sendiri sebetulnya sudah lama terdengar. Dan tadi siang gw sudah agak-agak berniat mencari tahu dimana beliau mau shalat Jum'at...(kesannya kok jadi kayak 'groupies' siy!). Tapi berhubung gak dapet info akurat, jadinya acara menguntit Zizounya gagal. Daripada disangka 'orang minta sedekah' gara2 masang tenda di depan mesjid demi menunggu Zidane.

Sutralah...ternyata memang enak ya jadi Presiden...bisa ketemu celeb dunia (di luar pejabat2 pemerintahan maksudnya) teuteup....ngiri mode : on

Pis pak SBY...tapi lain kali ajak2 dong!

                            

Friday, 04 May 2007

MENDUA HATI

Yaaa....selama ini gw memang selalu mendua hati setiap nonton liga Inggris. Kenapa? Karena dirikyu adalah fans berat Liverpool & Manchester United. Kok bisa? hehehe......gw sendiri bingung. Bahkan salah seorang teman FS gw (yg sesama fans fanatik the reds) menjuluki gw 'species langka'. Karena katanya aneh ada orang yg suka sama dua team besar kayak liverpool & MU dalam waktu yang bersamaan.

Dalam musim kompetisi 2006-2007 MU berjalan mulus di kompetisi lokal dan terus memimpin klasemen liga selama hampir sepanjang musim. Sedangkan liverpool sedikit tersendat. Walaupun Alhamdulillah akhirnya masih bisa masuk di zona champions (4 besar) EPL, berkat ketangguhannya.

MU saat ini memang tampil lebih meyakinkan daripada musim lalu. Ronaldo (walaupun di awal musim sempet bikin gw bete gara2 kejadian2 di piala dunia kemarin) saat ini semakin tajam & ciamik permainannya. Wajar deh, kalau Ferguson mati-matian mempertahankannya. Secara team work MU memang sekarang sudah cukup solid. Liverpool juga gitu. Bahkan dengan spirit & mental baja tim kesayangan gw satu ini layak disebut sebagai 'pembunuh raksasa'. Nggak tanggung2 lho, pada musim kompetisi champions kali ini saja tim raksasa Spanyol Barcelona menderita kekalahan yg cukup menyesakkan dari the REDS.

Img_gerrard_4

Puncak dari mendua hati gw ini adalah semi final piala champions kemaren. Jika keduanya menang, maka akan berjumpa di final. (Kalau itu terjadi gw akan nonton dengan hati senang tanpa beban). Tapi apa mau dikata, MU kalah lawan milan...hiks tapi Alhamdulillah Liverpool berjaya mengalahkan Chelsea dengan adu penalti. Final Champions musim ini seperti mengulang final musim 2004-2005 lalu. Dan dalam final yang dramatis dan adu pinalti juga, Liverpool menang!!  Semoga sejarah berulang....amiiinnn...

Musim ini kompetisi kali ini cukup membahagiakan bagi gw. MU selangkah lagi meraih gelar juara EPL plus piala FA. Dan Liverpool juga selangkah lagi memenangkan champions league. Semoga yg terjadi happy ending ya.....karena sepertinya gw akan terus mendua hati...hihihi

Monday, 10 July 2006

Pesta Telah Usai

World cup sudah berakhir, berakhir sudah malam2 menjelang subuh yang dihabiskan dengan nonton bola dengan 'jatuh bangun' alias suka ketiduran terus kebangun lagi. Dan dilanjutkan dengan mengantuk seharian di kantor, kecuali week end tentunya yang berarti habis nonton terus shalat subuh, dan selanjutnya bisa tidur sampai siang hehehe..... Gw mungkin akan segera kangen dengan masa-masa itu, karena sekarang agak2 boring dengan liga2 sepakbola Eropa. Jadi nggak terlalu intens kayak dulu kalo nonton liga. Dan kayaknya akan kembali menonton    F-1 yang belakangan ini agak tersisih karena sibuk nonton bola. (walaupun sekarang F-1 juga udah bikin boring) Tapi lumayanlah buat variasi tontonan.

Babak final yang diikuti oleh kedua tim favorit gw ternyata berlangsung kurang seru. (emang biasanya pertandingan final kayak gitu kali ya, udah anti klimaks) Hingga harus diakhiri dengan adu penalti. Apalagi yang membuat hatiku 'hancur' adalah kartu merah buat Zizou, hiks.....emang bisa dimaklumi kalo dia dapet kartu merah akibat 'menanduk' Materazzi' tapi Zidane melakukan itu pasti ada sebabnya. Tadi pagi sih gw baca di kompas katanya Materazzi memprovokasi dengan ngatain sesuatu tentang ibunya Zidane lalu ada juga berita yang nulis kalo Zizou dikatain teroris. Yang jelas pasti perkataan Materazzi adalah sesuatu yang menyakitkan buat Zizou.

Ya sudahlah....itu adalah penampilan terakhir Zidane dan tetap gw akan mengenangnya sebagai seorang pemain besar, inspirator bagi teman-teman satu timnya. Hingga wajarlah kalo dia dianugerahi penghargaan bola emas sebagai pemain terbaik. Semoga menjadi kado indah di akhir karier gemilang Zizou.

Begitu juga dengan para pemain Italia, mungkin beberapa diantara mereka tidak akan bisa kita saksikan aksinya pada musim ini karena klubnya mendapat hukuman hingga terancam didegradasi. Entahlah kalau mereka nanti mendapat amnesti. Seperti judul di atas......Pesta telah usai....buat gw (sebagai penonton) buat Zizou...(hiks....) juga buat sang pemenang Italia...yang kembali harus bergelut dengan skandal pengaturan skor di negerinya.

Friday, 07 July 2006

Final Ideal

World udah memasuki babak final sekarang, nggak perlu deg-degan lagi karena kedua tim yang masuk final adalah jagoan gw. So siapapun yang menang, aku tetap akan bergembira.

Tentang perebutan tempat ketiga, semoga yang menang Jerman. Secara dia adalah negara tuan rumah, yaaa....itung-itung hadiah hiburan. Mereka kan sudah sukses menjadi tuan rumah yang baik. Dan selama bermain mereka termasuk tim yang 'fair play'. Hampir tak pernah melakukan tackling keras, nggak pernah dapat kartu merah dan juga gak pernah melakukan diving demi sebuah tendangan pinalti. Nggak kayak si Portugal, walaupun mereka bermain relatif baik tapi tetap aja bikin orang sebel. Para pemain gemar melakukan tackling keras, memprovokasi lawan sampai 'percobaan' diving yang gagal (pada babak semi final). Korban-korban mereka saja sudah berjatuhan, Belanda & Inggris contohnya. Untung perancis berkat kematangan para pemainnya berhasil lolos dari jebakan provokasi & diving portugal. Hihihi sukurin deh Cristiano Ronaldo nangis pas pertandingan selesai, emang enak! kalah!

Di atas kertas (berdasarkan jumlah gol masuk & kebobolan) Italia berada di atas Perancis. Secara dia belum pernah kebobolan kecuali dari gol bunuh diri, dan lebih produktif dalam mencetak gol. Tapi melihat performa Perancis saat ini, dia juga patut diunggulkan. Terutama penampilan Zizou yang kian mengkilap di usia 'senja' hehehe....rata2 pemain Perancis memang udah berumur sih. But I still love them!

Sekedar catatan tentang para tim yang kalah, sedih tentu saja. Tapi yang paling memprihatinkan adalah ulah suporter Brazil yang marah dan mengata-ngatai para pemain Brazil. Sungguh memprihatinkan, berarti bagus deh mereka kalah. Kalau nggak kan suporter mereka tambah besar kepala. Siapa juga yang mau kalah, para pemain udah latihan mati-matian, masuk camp latihan dan ninggalin keluarga. Semuanya juga pengen menang. Tapi kan dari 32 peserta final world cup 2006, hanya akan ada satu pemenang. Yang berarti 31 lainnya bakalan tersingkir. So, terima aja kekalahan itu dengan lapang dada. Sedih sih....pasti sedih but itu kan cuma permainan! Contoh dong para supoter negara lain (misalnya Jerman) yang tetap bersorak mengelu-elukan pemain negaranya walaupun sudah kalah. Mereka kan udah berjuang sekuat tenaga, jatuh bangun saat berlaga. Bahkan sampai ada yang cedera berat (kayak Michael Owen) demi bertanding membela negaranya. Jadi jangan cuma lihat hasil akhirnya dong, tapi lihat juga prosesnya. (Tapi kalo memaki pihak 'musuh' sih terserah.....hehehe)

Oke deh....enjoy the final!!

Sunday, 02 July 2006

Anyone but .........

Hiks...hiks...hiks Inggris kalah, sedih banget nih gw! Kalo kalahnya langsung sih, mungkin gw masih bisa menerima. Tapi karena adu penalti itu lho yang menyesakkan, mana lawannya si Portugal ble'e itu lagi. Masih terngiang-ngiang kejadian Euro 2004, eeee...malah terulang lagi. Emang dasar apes! Pas tahu algojo Inggris yang pertama adalah Frank Lampard, gw langsung lemes. Karena selama piala dunia ini, Frank Lampard selalu 'sial' hingga tak pernah mencetak gol. Walaupun dia selalu bekerja keras untuk itu. Padahal di EPL Frank Lampard sangat berjaya. Begitu juga my Gerard, gagal di adu penalti. Padahal telah timbul secercah harapan buat Inggris saat Petit (kalo gak salah, abis gw gak hapal pemain portugal) gagal memasukkan bola ke gawang Inggris. Tapi kesempatan itu tak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Inggris.

Tapi kalo dipikir-pikir, sikap wasit juga kayaknya agak berat sebelah. Selain kejadian Rooney yang sebelumnya dianggap 'talisman' tapi nggak tahunya malah bawa sial itu, mendapat kartu merah karena terprovokasi oleh si Ronaldo. (Nggak tahu deh gw gimana nanti nasib Cristiano Ronaldo selanjutnya di liga Premier, Soalnya para hooligan tampaknya udah benci banget sama dia). Juga mestinya pelanggaran yang dialami oleh Lennon di daerah penalti Portugal mestinya mendapat hadiah penalti. Tapi wasitnya malah cuek bebek gitu. Apakah mungkin ada 'konspirasi'? Alkisah dulu di world cup 2002, ada bisik2 kalo Italia nggak boleh masuk final. Karena Adidas sang sponsor, mau Frank Molina wasit ngetop asal Italia yang memimpin partai final. Soalnya Molina adalah model iklan Adidas. Makanya saat pertandingan Italia-Korsel, wasitnya suka memberi keputusan yang merugikan tim Italia. Yang pada puncaknya 'menganugerahi' Totti kartu merah! Tapi Wallahualam deh soal kebenarannya. Lagian kayaknya Inggris juga nggak punya wasit yang sengetop Molina.

Terlepas dari itu semua, gw bersyukur banget dengan kemenangan Italia dan juga Perancis (note:buat Andra, do'a kita berhasil nih! hehehe) Setidaknya masih ada tim2 kesayangan gw yang melaju ke babak semifinal. Semoga mereka entar bisa ketemu di Final (walaupun entar gw pasti bingung mau bela yang mana...hehehe) Pokoknya bagi gw siapa pun yang menang asyik-asyik aja. Even Jerman sekalipun! (walaupun gw gak begitu ngefans sama tim ini) Pokoknya asal jangan Portugal yang menang, abis gw eneg banget sama Scolari!!!!! Semoga Zidane dkk bisa mengalahkan mereka di semi final Amien........

Tuesday, 27 June 2006

Pfffiiiuuuuhhhhh

Lega banget piala dunia sudah melewati babak 16 besar. Apalagi jagoan2 ku (minus Japan tentunya yang udah angkat koper duluan) semua lolos dari perdelapan final dan melaju ke babak berikutnya.

Italia, Inggris & Perancis yang meski terseok-seok di babak penyisihan group akhirnya bisa lolos juga ke perempat final. Tapi yang sukses ‘besar’ tentunya Perancis. Bisa menang 3-1 lawan Spanyol. Padahal sebetulnya gw sudah agak ‘hopeless’ deh sama tim ayam jantan ini mengingat performanya yang tidak meyakinkan. Tapi ternyata Zidane masih perkasa. Tak sia-sia aku mengidolakannya….hehehe Tapi tentu saja yang patut diacungi jempol atas kemenangan ini adalah Patrick Viera. Emang pantas banget deh kalo dijadiin captain buat ngegantiin Zidane. Selain ngegol-in dia juga bisa ngasih assist yang cantik to my hero Zidane.

Sedikit catatan mengenai Italia, kemenangannya memang sangat dipengaruhi oleh sang dewi fortuna. Tendangan penalti kontroversial yang dihadiahkan wasit pada injury time, dimanfaatkan dengan baik oleh Totti. Ngelihat matanya Totti yang di zoom sama kamera televisi, wah….kelihatan banget kalo doski tegang dan tengah berpikir keras untuk mencari celah di gawang Australia. Syukur akhirnya bisa gol, padahal tendangan Totti bisa terbaca sama kipper Aussie tapi karena bolanya sangat kencang dan tepat di sudut atas gawang, walhasil tak bisa ditepis sama kipper Aussie. Kasihan juga sih ngelihat pemain2 Aussie yang sebetulnya udah bermain cantik. Di mana mereka mendapat ‘musibah’ itu dalam masa injury time, saat mereka udah nggak bisa berbuat apa2 lagi….hiks

Padahal kalo dipikir-pikir, soal sial-menyial itu kan biasanya bagian dari tim Italia. Ingat nggak pas dulu di Final piala dunia (lupa thnnya, 1998 sih kalo nggak salah), Italia gagal dalam adu penalty. Terus pas Piala Eropa 2000, di babak final Italia yang udah sempet unggul 1-0 atas Perancis, akhirnya harus kalah saat di injury time gawang Toldo kebobolan. Yang agak ‘gress’ dan masih melekat di kepala gw adalah piala dunia 2002, saat Totti diganjar kartu merah saat pertandingan Italia melawan Korsel. Dan akhirnya Italia harus tersingkir gara2 Golden goal yang dicetak oleh An Jung Huan. Saat itu posisi Italia sama dengan posisi Aussie saat ini, udah nggak bisa ‘fight back’. Ternyata sejarah berbalik, walaupun dengan tim yang beda tapi dengan pelatih yang sama Guss Hiddink! dan Totti juga lah yang jadi 'penyelamat' Kok bisa ya? Semoga keberuntungan terus mengikuti tim Italia, juga Inggris & Perancis tentunya. Selamat Berjuang!!!

Sunday, 18 June 2006

Masih tentang Piala Dunia

Sekarang piala dunia udah memasuki game kedua pada babak penyisihan group. Pertandingan2nya makin seru. Misalnya tim Inggris sempet bikin deg2 an gw. Karena penampilan mereka yg kurang baik sejak awal babak pertama, sehingga hingga babak kedua sudah hampir habis, belum berhasil mencetak satu gol pun. Frank Lampard mungkin adalah orang yang paling frustasi saat itu (selain Sven Goran Ericson tentunya), soalnya semua shoot yang dibuatnya kalo gak melenceng, memantul di tiang gawang ato ketangkep sama kiper lawan. Tapi kemudian permainan Inggris menjadi lebih berkembang setelah masuknya Rooney and Lennon, dan gol pertama Inggris di piala dunia akhirnya tercipta berkat kematangan sang kapten David Beckham. Yang bisa dengan tepat memberi umpan ke kepala Peter Crouch. Benar2 Fantastik..... Mengenai Peter Crouch gw punya komentar sendiri, pemain ini terlalu jangkung kayaknya buat jadi pemain sepak bola (198 cm), karena biasanya orang sejangkung dia ditempatkan sebagai kiper. Badannya juga kurus kering dengan kaki yang langsing kayak sedotan, pokoknya setiap dia dijegat sama lawan, gw khawatir banget. Takut kaki panjangnya patah....hehehe Tapi ternyata emang pantas banget Peter Crouch ditempatkan sebagai starter, karena emang dia jago. Setelah akhirnya inggris menang 2-0 gw puas banget, tidak sia2 begadang. kalo kalah kan bete banget! Btw, harian KOMPAS kayaknya anti banget ya sama tim Inggris, waktu sehabis game pertama headlinenya "Inggris tidak pantas diunggulkan" terus sehabis game kedua headlinenya "Walaupun tampil mengecewakan inggris menang". So what geeto lho?? mau tampil jelek, mengecewakan, menang dari gol bunuh diri, pokoknya judulnya MENANG kan? Percuma juga kalo sebuah tim main cantik tapi kalah, gak penting banget!

Buat tim Italia, gw bete berat. Udah bela2in begadang sampe jam 4 subuh hasilnya cuma seri. Malah ditambah mesti lihat adegan norak De Rossi yang nyikut McBride sampe berdarah-darah gitu. Gak penting banget deh, mesti main kasar gitu. Walhasil kartu merah dan kuning bertebaran selama pertandingan. Sampe lapangan jadi sepi gitu karena 3 pemain diusir keluar.

And Finally....tim Japan! Bravo Kawaguchi!!! Walaupun seri, tapi gw puas nonton aksi Yoshikatsu Kawaguchi yang berhasil menggagalkan tendangan penalti tim Kroasia. Ya.....walaupun masih ada peluang, tapi tipis banget kemungkinan Japan untuk lolos ke babak berikutnya. But....who knows?

Btw summer ini udaranya panas banget ya kayaknya. Abis semua pemain jadi pada keling2 gitu. Kalo pemain Afrika sih gak kelihatan bedanya (maap bukannya rasis), tapi buat pemain yang berkulit putih jadi pada kecokelatan kulitnya, dan yang lebih nyata lagi kelihatan bedanya adalah pemain Asia (Jepang & Korsel) kelihatan banget itemnya. Mungkin nanti abis piala dunia mereka pada luluran kali, biar putih lagi hehehe.......

Tuesday, 13 June 2006

Piala Dunia.....& Kawaguchi

Piala dunia telah tiba.....senangnya.......event yang cuma ada 4 tahun sekali ini sangat gw nantikan. Enaknya lagi para pemirsa di Indonesia bisa menyaksikan pertandingan live-nya di TV secara gratis...Thank's a lot to SCTV!!! Plus para sponsornya...hehehe

Sekarang ini, masih dalam babak penyisihan. Tapi tetap wajib ditonton, soalnya kan semua tim masih lengkap. Dan karena bola itu bundar, kita nggak pernah tahu tim mana yang bisa lolos ke babak selanjutnya. Kadang2 tim underdog (like Korsel last season / 2002) bisa masuk ke semi final, atau juara bertahan (France) yang gagal total di babak penyisihan group piala dunia 2002. Selain itu faktor 'luck' juga amat berperan penting sih. Biar main sekeren dan sekompak apa pun sebuah tim, kalo emang nggak beruntung, gak bakal bisa mencetal gol.

Tim2 'kesayangan' gw Italy bisa menang dengan sukses, sedangkan Inggris menang nasib doang kayaknya hehehe...... terus France kembali tampil buruk dengan tidak mencetak satu gol pun di pertandingan semalam.....ck..ck..ck semoga France tidak harus segera mengepak kopernya usai babak penyisihan ini, alias tereliminasi (kayak anak AFI aja!)

My another favourite team is Japan.....(ayo Irma...tentukan sikap!). Waktu tim Japan bertanding kemarin malam, gw lumayan suprise waktu ngeliat line up pemainnya, kiper-nya Kawaguchi!! Wah....udah lama banget nggak ngeliat dia bertanding. Soalnya waktu piala dunia 2002, Kawaguchi nggak main. Padahal gw udah ngefans berat sama dia waktu piala dunia 1998. Dimana dengan semangat bushido-nya dia jatuh bangun menjaga gawang Japan. Alhasil waktu itu Japan cuma kebobolan sedikit gol (cuma 2 or 3 gitu gw lupa), walaupun tetap aja nggak bisa menang karena nggak bisa ngegolin (th. '98 Japan belum jago, masih anak bawang). Tapi penampilannya saat itu memperoleh banyak pujian, soalnya bola2 sulit & keras bisa dengan mudah ditepis sama dia.

So, pas kemaren Japan main gw senang banget bisa ngeliat Kawaguchi lagi. Ternyata, sama masih jago kayak dulu, semua bola2 bisa ditepis dengan mudah.......tapi di 10 menit terakhir bencana datang, setelah gawangnya kebobolan 1 kali, Kawaguchi jadi panik dan akhirnya bisa kebobolan sampe 3 gol.....hiks....walhasil Japan pun kalah......waduh semoga di pertandingan berikutnya Kawaguchi masih dipercaya sama Zico buat turun.